KEBAL GAGAL (bagian 1)

Setiap orang yang ingin menjadi sukses pastilah memiliki karakter kebal gagal. Mengapa? Karena sebagaimana kita ketahui bahwa kegagalan bukan berarti kita harus berhenti berusaha, melainkan sebaliknya kita harus terus mencoba dan berusaha. Dengan begitu kita pasti bisa menjadi lebih baik lagi. Bukankah ada prinsip hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini? Jadi jika kita ingin terus menjadi lebih baik dan meraih sukses, maka harus menjadi manusia yang kebal terhadap kegagalan!

Menurut Winston Churchill, “Orang-orang sukses adalah orang yang mampu melewati kegagalan demi kegagalan tanpa kehilangan antusiasme”. Jadi saat kita jatuh harus segera bangun dan bangkit lagi !

Berikut beberapa kiat sederhana yang bisa kita lakukan agar kita menjadi manusia yang kebal gagal menurut Andrie Wongso, yaitu:

1. Istirahat sejenak

Hal pertama yang harus kita lakukan saat kita mengalami hal yang kurang menyenangkan adalah beristirahat sejenak. Luangkan sedikit waktu untuk tidur, rekreasi, melakukan aktivitas atau hobi atau sekedar berjalan-jalan sehingga  kita menjadi lebih rileks dan fresh dan pada akhirnya kita pasti bisa mengenali sumber masalah yang sedang kita hadapi serta bisa mencari solusinya dengan kepala dingin.

2. Jangan terbawa emosi

Saat menghadapi masalah kita seringkali terbawa emosi, jadi kita harus pandai-pandai mengeluarkan emosi kita pada jalur yang tepat. Menjerit atau teriaklah sekencang–kencangnya bila perlu, namun kita harus melakukannya di ruang tertutup atau ruang terbuka lain dimana tidak ada orang sehingga tidak ada yang merasa terganggu. Hal ini akan sedikit mengurangi atau meredakan ketegangan. Kita harus bisa memisahkan antara rasa jengkel pada diri sendiri dan pada kejadian yang kita alami. Karena pada dasarnya masalah itu bukan pada diri kita, tapi pada kejadian yang membuat kita emosi.

3. Lakukan kesibukan baru

Melakukan kesibukan baru atau bisa juga hobi yang telah lama tidak kita lakukan bersama rekan atau melakukan kegiatan apa saja yang menyenangkan dan bersifat positif yang bisa membuat kita terlepas dari beban serta bisa membuat kita berpikir lebih jernih.

4. Ambil hikmahnya

Saat emosi sudah stabil, renungkan semua yang terjadi dan pastikan kita bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Kita harus selalu yakin bahwa setiap masalah pasti ada hikmahnya dan tujuan positif di baliknya, apapun itu yang terjadi.

5. Ambil peluang

Biasanya kalau kita sudah lama berada dalam zona nyaman kita akan melupakan berbagai peluang yang sebenarnya bisa kita maksimalkan. Padahal kalau kita mau, pastilah ada banyak peluang yang bisa kita ambil dan lakukan dengan maksimal. Hal tersebut bisa kita lakukan dengan membuka dan membaca kembali catatan lama atau file-file kita ketimbang duduk berpangku tangan dan merenungi kegagalan.

6. Hubungi relasi

Saat kita jatuh, coba hubungi rekan atau relasi yang ada dalam daftar orang-orang yang bisa kita hubungi. Kita bisa sharing atau diskusi dengan mereka, siapa tau mereka akan memberi solusi atas apa yang kita alami. Kalaupun tidak demikian, hal itu akan sedikit mengurangi beban kita.

Keenam kiat menurut Andrie Wongso tersebut di atas bisa kita pelajari dan aplikasikan dalam keseharian kita saat kita mengalami kegagalan. Namun kita akan membahas dan mempelajari lima kiat lagi besok agar kita bisa menjadi manusia yang kebal gagal dan kitapun pasti bisa meraih sukses seperti apa yang kita inginkan bahkan lebih. Heni

This entry was posted in Motivasi, Success. Bookmark the permalink.

Leave a Reply